Apa arti ࡞
Tanda ini menunjukkan jeda besar dalam teks Mandaik.
Tulisan Mandaik menggunakan sedikit tanda baca. Usulan Unicode tahun 2008 menjelaskan tanda yang lebih kecil untuk jeda pendek, seperti koma, dan tanda yang lebih besar untuk jeda besar, seperti titik. Tanda yang lebih besar ini, ࡞, dapat muncul di awal atau akhir bagian teks sehingga batasnya terlihat.
Aksara Mandaik berkembang dari bentuk tulisan yang digunakan pada masa akhir Parthia, yaitu abad-abad terakhir Kekaisaran Parthia; bentuknya yang dapat dikenali terutama dikaitkan dengan abad ke-2 M. Sejarahnya juga terhubung dengan aksara regional Elymais dan Characene serta tulisan kanselari Parthia, yaitu tulisan resmi untuk administrasi kekaisaran. Urutan hurufnya mengikuti tradisi alfabet Aram yang lebih luas, yang juga terlihat dalam bahasa Ibrani dan Suryani.
Mengapa tanda baca Mandaik bisa tampak lebih kecil?
Dalam manuskrip, karakter yang sama dapat ditampilkan lebih kecil.
Dalam kolofon manuskrip keagamaan — catatan penutup di bagian akhir manuskrip — tanda ini biasanya ditampilkan lebih kecil. Tampilan kecil itu bukan karakter Unicode yang berbeda; ukurannya ditentukan oleh jenis huruf.
Usulan pengodean tahun 2008 mencatat penggunaan tulisan Mandaik secara tradisional dan dalam liturgi di Iran, Irak, dan tempat lain. Ejaan Neo-Mandaik modern juga menggunakan tanda ini sebagai pemisah bagian teks.
Pertanyaan umum
1Mengapa ࡞ tampil sebagai kotak?
Biasanya karena font tidak memiliki karakter ini. Aplikasi memerlukan font yang mencakup karakter Mandaik untuk menampilkannya.
Cara mengetik ࡞
࡞\085EKode dan pengodeanTitik kode: 1
Satu simbol yang terlihat dapat berisi beberapa titik kode. JS .length menghitung unit UTF-16; UTF-8 menghitung byte.
